Whatsapp

Telkomsel

Indosat

XL

Google Sediakan Data Center Ketiga Senilai 12 Triliun Rupiah Untuk Gojek dan 330 Juta Pengguna

Friday, December 28th 2018. | Artikel
Data Center

Data Center

Pembangunan Data Center Ketiga Google

Pengguna internet dewasa ini terus melonjak drastis. Tidak terkecuali di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Hal inilah yang pada akhirnya memaksa pihak Google membuat data center anyar yang kembali dibuka di negara Singapura. Tepatnya pusat data center yang dibuka belum lama ini merupakan pusat data center ketiga.

Data center ketiga Google dibangun di daerah Jurong West. Lokasinya cukup dekat dengan lokasi data center yang sudah dibangun sebelumnya. Tidak main-main, pembangunan data center baru milik Google ini memakan dana sangat besar. Diketahui Google sampai menghabiskan dana USD 850 juta atau senilai dengan 12,3 triliun rupiah yang dialokasikan untuk investasi jangka panjang. Angka yang cukup fantastis tentunya.

Fasilitas Data Center Ketiga Google

Data center ketiga milik Google diyakini bakal menjadi fasilitas yang efisien dan ramah lingkungan. Hal ini dikarena pembangunan data center ketiga memanfaatkan teknologi baru machine learning. Sebuah teknologi baru yang terbukti mampu memangkas penggunaan energi.

Diketahui Google sendiri sebelumnya sudah memiliki data center satu dan dua. Data center pertama dibangun di Singapura pada tahun 2011. Sedangkan data center kedua dibangun di tahun 2015. Sebenarnya Google masih memiliki satu lagi data center yang berlokasi di Taiwan. Adapun menurut informasi yang beredar, Google juga berencana membangun data center lain di Hongkong. Akan tetapi, konon rencana tersebut diurungkan karena suatu alasan.

Peruntukkan Data Center Ketiga Google

Sebelumnya, angka pengguna internet di kawasan Asia Tenggara memang meroket tinggi. Diketahui dari catatan Google mulai tahun 2015 menunjukkan adanya penambahan sebesar 70 juta orang yang terkoneksi ke internet. Hingga bila dihitung secara total jumlah pengguna internet di Asia Tenggara menembus angka 330 juta orang lebih. Bahkan terhitung sejak 3 tahun sejak update terakhir, ada lebih dari 70 juta pengguna di Asia tenggara yang didapati online untuk kali pertama.

Pihak Google menyatakan, fasilitas data center yang baru ini mampu menunjang kebutuhan industri teknologi. Selain itu, data center yang dibuka juga bisa diandalkan dalam optimasi layanan cloud kepunyaan Google yang diperuntukkan bagi perusahaan besar. Bagi Anda yang berminat terjun ke dalam dunia bisnis digital bisa berkonsultasi hal serupa dengan www.velocitydeveloper.com guna mendapat layanan terbaik.

Bukan rahasia lagi bila kini mulai banyak perusahaan startup yang berkembang besar dan mulai tergantung dengan layanan Google. Sebut saja satu diantaranya Gojek, sebuah startup unicorn asli dari Indonesia. Contoh lainnya ada pula Wego dan Singapura Airlines yang berpusat di Singapura yang juga memanfaatkan layanan data center Google. Dengan perkembangan teknologi internet sekarang ini, kebutuhan layanan data center dan cloud memang tidak bisa dibantahkan lagi.

Ingin buat website yang menarik dan profesional pastikan ke velocity developer

tags: