Whatsapp

Telkomsel

Indosat

XL

Google+ Versi G Suite Mendapatkan Nama Baru

Friday, April 19th 2019. | Artikel
Google+ Versi G Suite

Google+ Versi G Suite

Anda masih ingat dengan Google+? Media sosial buatan Google ini dulu pernah punya mimpi untuk bersanding bersama dengan raksasa media sosial lainnya seperti Twitter, Facebook, dan Instagram. Namun sayang layanan Google+ untuk publik kini telah resmi ditutup. Tapi ternyata ini bukanlah akhir dari Google+ karena versi enterprise dari Google+ atau G Suite diumumkan memiliki nama baru yaitu Currents. Google+ dulu menyediakan layanan media sosial internal bagi pengguna untuk saling berbagi konten maupun post  lainnya dalam circle tertentu. Currents pun memiliki layanan yang sama namun lebih ditujukan untuk kalangan profesional atau karyawan.

Ingin buat website yang menarik dan profesional pastikan ke velocity developer

Menurut Google, orang-orang yang berada di balik Google+ dulunya sekarang akan dialihkan untuk mengembangkan Currents. Nama Currents sendiri bukanlah nama yang asing di kalangan layanan yang pernah dikembangkan oleh Google. Currents dulunya adalah aplikasi majalah yang terintegrasi dengan Google+ yang kemudian berubah nama menjadi Google Newsstand. Penggunaan nama Currents dimaksudkan agar platform ini nantinya bisa menjadi sumber mengalirnya berita sehingga para profesional tetap update dengan informasi yang berkaitan dengan dunianya baik secara internal maupun eksternal.

Currents adalah versi upgrade dari Google+

Apa yang berubah dari Currents? Currents akan memberikan platform informasi yang memiliki tampilan baru, fitur-fitur yang baru, selain itu konten organisasi atau perusahaan yang tersimpan di Google+ G Suite akan dipindahkan secara otomatis ke Currents jadi bagi Anda yang menggunakan Google+ versi G Suite ini  dan beralih menggunakan Currents tidak perlu melakukan back up atau transfer data.

Google menjelaskan dalam pengumuman perilisan Current versi beta beberapa alasan mengapa Current adalah aplikasi media sosial enterprise yang lebih kompleks dibandingkan dengan Google+. Beberapa hal tersebut antara lain adalah memudahkan bagi para pemimpin dan SDM-nya untuk saling berbagi ide dan berdiskusi tanpa harus membanjiri isi kotak masuk email. Pimpinan bisa mengunggah konten prioritas sehingga karyawan lainnya bisa melihat isi dari konten tersebut tanpa khawatir tenggelam karena konten yang lainnya. Fitur lainnya menyediakan konfigurasi bagi admin untuk mengatur bagaimana organisasi memanfaatkan penggunaan Currents.

Secara keseluruhan Currents memiliki fitur inti dari Google+ sebagai sarana untuk saling terhubung secara internal maupun antar organisasi namun dengan tambahan-tambahan fitur yang membuat interaksi antar pengguna bisa dilakukan lebih cepat dan efisien. Google mengklaim bahwa meski Google+ gagal dalam menarik pengguna media sosial secara umum, namun di kalangan pengguna profesional memiliki ketenaran tersendiri. Karena itu Google yakin Currents akan menjadi platform yang cukup populer digunakan di kalangan organisasi terutama karena Currents juga memiliki fitur analitik pada konten yang diunggah. Currents hadir dalam versi beta di mana admin bisa mengirimkan email ke alamat currentsbeta@google.com untuk menyediakan layanan Currents bagi organisasi Anda.

tags: ,